Ahmad Heryawan Lega, Bonus Atlet PON dan Peparnas 2016 Cair

0
129

Pemprov Jabar telah memenuhi janjinya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan secara resmi memberikan uang kadeudeuh bagi para atlet PON XIX dan Peparnas XV 2016 kontinen Jawa Barat yang telah menyumbangkan prestasi juara umum bagi Jawa Barat.

Ahmad Heryawan mengaku bangga terhadap torehan yang telah dicapai oleh seluruh pihak, baik penyelenggara, pelatih, official, utamanya untuk para atlet yang telah berjuang menampilkan kemampuannya untuk Jawa Barat.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak, PB PON dan Peparnas, seluruh FKPD, Koni, NPCI, bupati dan walikota penyelenggara venue, pelatih, official dan atlit yang membanggakan,” ujar Ahmad Heryawan , dalam sambutan acara pemberian penghargaan kepada para atlet PON dan Peparnas 2016 Kontingen Jabar, di Gedung Sabuga, Kota Bandung, Rabu (8/2/2017).

Para atlet yang mendapat penghargaan itu bukan saja peraih medali emas, tetapi seluruh atlet yang terlibat. Total penghargaan untuk seluruh atlit PON dan Peparnas mencapai Rp 238,32 Miliar.

Bahkan dalam kesempatan itu diperlihatkan secara langsung prodes transfer dana penghargaan ke rekening para penerima melalui Bank BJB.

“Baik juara maupun tidak kita beri penghargaan, atlit, pelatih official kita beri,” tegas Ahmad Heryawan.

Ahmad Heryawan mengaku yakin, Jawa Barat sebagai penyelenggara PON XIX dan Peparnas XV telah berhasil meraih catur sukses, yaitu sukses penyelenggaraan, ekonomi, prestasi, dan sukses administrasi. Menurutnya, kenaikan ekonomi daerah, yang dibuktikan dengan naiknya pertumbuhan ekonomi Jabar yang mampu mengalahkan DKI dan semua provinsi di pulau jawa.

“Sukses prestasi ditandai dengan tercapainya rekor pon, peparnas, sea games, asia, dan lima rekor setara rekor dunia. Belum lagi keberhasilan Jabar keluar menjadi juara umum, terlebih Jabar mampu melampaui rekor capaian PON terbanyak yang sebelumnya 22 persen, tapi Jabar berhasil meraih 28 persen perolehan medali.

Soal sukses administrasi, lanjut Ahmad Heryawan, dalam penyelenggaraan PON dan Peparnas ini, berdasarkan hasil pemeriksaan BPKP dan Komisi Pemeriksaan Internal menyatakan penyelenggaraan PON dan peparnas bebas dari masalah.

“Iya dari BPKP dan KPI kita dinyatakan Clean and Clear, tinggal nanti secara keseluruhan akan kami berikan ke BPK paling telat akhir Maret,” jelasnya.

Ahmad Heryawanmengakui, keterlambatan pemberian bonus untuk para atlit berprestasi karena tidak mungkinnya seluruh bonus disetorkan secara langsung. Sebab anggaran yang dikeluarkan sangat besar.  “Emas saja mencapai 213 medali, berbeda dengan yang lain,” katanya.

Sumber:Pojokjabar.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 + six =