Puspayoga Akan Kembangkan UKM di Obyek Wisata Mandalika

0
142
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (kanan) disambut Gubernur Nusa Tenggara Timur NTT Franz Lebu Raya (kiri) setibanya di Bandar El-Tari di Kupang, NTT, Senin (27/4). Anak agung dalam kunjungan tersebut memberikan bantuan koperasi sebagai distributor pupuk bersubsidi, akte pendirian koperasi secara gratis, sertifikat hak cipta pelaku UKM, serta surat dan kartu Izin Usaha Mikro Kecil. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/Asf/Spt/15.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah AAGN Puspayoga menegaskan pihaknya akan hadir dalam pengembangan koperasi serta usaha kecil dan menengah (UKM) di kawasan pariwisata Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Pengembangan itu berupa pelatihan pembiayaan dan pemasaran produk UKM.

“Dilatih tanpa pembiayaan akan sia-sia. Begitu juga pembiayaan tanpa pelatihan, tak akan menghasilkan apa-apa,” ujar Puspayoga dalam keterangan tertulisnya, Senin, 13 Maret 2017.

Puspayoga mengatakan, jika pariwisata di satu wilayah berkembang, secara otomatis kinerja UKM akan meningkat dan menghasilkan koperasi yang bagus.

Pelatihan dan manajemen wisata yang baik, seperti membangun kuliner dan ekonomi kreatif, juga harus dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Selain memberikan pelatihan, dia berujar, akan memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar Mandalika agar bisa menerima dampak yang terjadi dari pengembangan pariwisata.

Menurut Puspayoga, dampak positif yang diperoleh di antaranya berkembangnya ekonomi masyarakat, menurunnya tingkat pengangguran, dan peningkatan kesejahteraan.

Sedangkan dampak negatifnya adalah masuknya budaya luar serta peredaran narkoba. “Ini yang harus kita beri pemahaman agar bisa mengantisipasi ekses negatif,” katanya.

Puspayoga melanjutkan, salah satu tugas kementeriannya adalah meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rasio kewirausahaan saat ini meningkat dari 1,65 persen menjadi 3,31 persen atau melampaui target nasional sebesar 2 persen. “Hal itu harus dijadikan sebagai penambah semangat untuk menambah jumlah wirausaha di Indonesia.”

Sumber Tempo.co

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here