Menkop UKM Pasang Target Capai 4% untuk Ratio Kewirausahaan 2017

0
115

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menargetkan ratio kewirausahaan di Indonesia mencapai 4% pada awal 2017. Target itu diharapkan akan tercapai dengan kerja sama semua pihak, pemerintah pusat, pemda, kampus dan mahasiswa, BUMN dan pihak lainnya.

Kementerian Koperasi dan UKM telah merilis ratio kewirausahaan tahun 2016 capai 3,1% meningkat dari ratio sebelumnya 1,67%. Ini berarti, ratio kewirausahaan Indonesia sudah melampui batas minimal ratio kewirausahaan sebuah negara, yaitu 2%.

“Dalam kurun waktu dua tahun  dapat dicapai ratio kewirausahaan 3,1% mudah-mudahan tahun depan naik menjadi 4%. Kita malu dengan penduduk Indonesia 250 juta orang, tapi jumlah kewirausahaan masih kecil. Kita ingin rationya paling tidak sama dengan Malaysia yang  mencapai 5%, tidak perlu seperti Jepang dan Amerika Serikat yang sudah mencapai lebih dari 10%,” kata Puspayoga saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM KUKM, di Denpasar, Bali (21/3/2017) yang diikuti 800 peserta.

Dia mengemukakan target 4% tersebut sangat mungkin dicapai jika ada kerjasama semua pihak antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, mahasiswa dan kampus,  serta pihak terkait lainnya. Mahasiswa dan kampus  merupakan sasaran yang paling potensial untuk menumbuhkan kewirausahaan. Pemda juga diminta  merancang program-program yang mendukung kewirausahaan sehingga terjadi sinergi yang optimal.

“Kita datangi kampus-kampus untuk meningkatkan ratio ini. Selama ini saya sudah mendatangi banyak kampus, yang belum akan kita kunjungi,” lanjut Puspayoga.

Dia mengatakan pelatihan SDM yang dilakukan pemerintah akan efektif jika diikuti dengan pembiayaan. Oleh karena itu, pemerintah sudah mengeluarkan sejumlah kemudahan pembiayaan seperti KUR, Kredit Ultra Mikro dengan plafon maksimal Rp10 juta, KITE (Kemudahan Impor untuk Tujuan Ekspor), kemudahan biaya ekspor.

Kebijakan  itu dikeluarkan pemerintah dengan tujuan membantu biaya produksi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah sehingga berdaya saing kuat.

Puspayoga secara khusus meminta agar sektor pariwisata  menjadi salah satu prioritas sebab pariwisata berkembang otomatis akan menumbuhkan wirausaha atau pelaku usaha baru dari berbagai sektor produksi mulai dari kuliner, kerajinan, penginapan.  Dia mencontohkan homestay yang dikelola oleh pelaku UKM maupun koperasi mulai menjamur di daerah-daerah wisata.

Menanggapi target ratio kewirausahaan 4%, Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso B.S optimistis bisa tercapai. Dia menilai, upaya kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan jumlah wirausaha di Indonesia selama dua tahun ini  terbukti  berhasil.

Sumber Netralnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here