Menkominfo Terima Kunjungan Delegasi ORBICOM

0
102

JAKARTA- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menerima kunjungan delegasi The International Network of UNESCO Chairs in Communication (ORBICOM) dalam Welcome Dinner di Ruang Roeslan Abdul Gani Kemkominfo, Kamis malam (04/05). Dihadiri oleh sekitar 21 delegasi dari berbagai negara, Welcome Dinner ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Simposium Internasional dan Annual Meeting ke-6 ORBICOM yang dilaksanakan pada (04-07/05).

Dalam sambutannya Menkominfo Rudiantara membahas tentang peran pemerintah dalam penyelesaian konflik di Indonesia, terutama konflik horizontal, sesuai dengan tema simposium tersebut yaitu Peace Journalism and Conflict Resolution in the Media.

Menurut Menteri Rudiantara, Wakil Presiden Jusuf Kalla adalah salah satu tokoh yang dikenal sebagai pencipta kedamaian di Indonesia. “Semua orang tahu Pak JK adalah peacemaker di negara ini. Saya belajar dari beliau bahwa cara menyelesaikan konflik horizontal adalah dengan komunikasi efektif. Kita harus bisa jadi sosok yang dipercaya sebagai peacemaker, karena kita berdiri di antara pihak yang berkonflik,” papar Rudiantara.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa permulaan terjadinya konflik adalah karena ketidakadilan. “Konflik terjadi karena ketidakadilan. Baik dari sisi ekonomi, politik, sosial, semuanya harus adil,” jelasnya. Yang terpenting, ia melanjutkan, dalam penyelesaian konflik tersebut ialah bagaimana masyarakat tetap berpegang pada prinsip bahwa negara ini merupakan satu kesatuan.

“Meskipun Indonesia banyak mengalami konflik horizontal, mindsetnya harus satu, kita semua tetap Indonesia. Semuanya masih di bawah framework bahwa kita satu, satu bangsa dan negara,” tegas Rudiantara.

Dalam acara tersebut turut hadir Rektor Universitas Pancasila, Prof. Dr. Wahono Sumaryono; Chair of COSDEV yang juga merupakan Dekan FIKOM Universitas Pancasila, Andi Faisal Bakti; President ORBICOM, Bertrand Cabedoch; serta Direktur Divisi Freedom of Expression and Media Development, Guy Berger.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here