Bupati Soppeng akan Menindak Tegas Pejabat yang Ingin Dilayani Masyarakat

0
8
Foto: lamellong.com

WATANSOPPENG, infonasional.com – Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak menyatakan pihaknya akan menindak tegas pejabat yang ingin dilayani oleh masyarakat. Alasannya karena pejabat adalah pelayan.

Pernyataan Kaswadi tersebut disampaikan saat malam pergantian tahun dari 2017 ke 2018, dalam deklarasi program Gerakan Mappadeceng (Gema) Soppeng.

Menurut Kaswadi, program mappadeceng ini merupakan program yang strategis dan kegiatan yang dilatarbelakangi oleh masih adanya masyarakat yang masih miskin tidak mampu.

“Mereka akan kami gerakkan untuk mencapai kehidupan yang layak dan lebih baik,” ujarnya, dikutip dari makassar.sindonews.com.

Kaswadi juga berharap tidak ada masyarakat Soppeng merasa dilupakan oleh pemerintah daerah setempat. Olehnya itu dia memerintahkan seluruh jajarannya untuk tidak main-main dengan jabatannya. “Kita ini adalah pelayan masyarakat bukan untuk dilayani masyarakat kalau ada pejabat yang selalu mau dilayani maka akan ditindak tegas,” lanjutnya.

Ia menambahkan, selama memimpin daerah tersebut, hambatan dan tantangan selalu datang menghampiri namun tidak menghalangi niat untuk membangun Kabupaten Soppeng demi mewujudkan pemerintahan yang melayani dan lebih baik.

“Terbukti selama pemerintahan kami telah meningkat perekonomian secara signifikan dari 5,1% menjadi 8,2 % atau naik 3 %,” jelas Kaswadi.

Dia mengemukakan, lembaga perbankan siap memberikan kredit usaka kecil tanpa persyaratan yang menyulitkan bagi masyarakat ingin memgembangkan usaha. “Kami selaku pemerintah akan memfasilitasi untuk mendapatkan dana tersebut,” jelas Kaswadi.

Kaswadi menambahkan tahun ini Pemkab Soppeng telah membangun jalan lingkar (jalan rintis) dan tahun 2018 akan diaspal. Pembangunan jalan baru itu untuk mempermudah akses menuju ke Kawasan Wisata Alam (KWA) Lejja.

Sekretaris Daerah Soppeng Andi Tenrisessu, dalam laporannya mengatakan gema adalah gerakan yang lahir dari kegelisahan dan optimisme terhadap pengentasan kemiskinan di Kabupaten Soppeng.

“Walaupun kemiskinan di kabupaten tidaklah parah dibanding dengan daerah-daerah lain akan tetapi kegelisahan dan wujud keinginan untuk mempercepat derajat kesejahteraan masyarakat yang merata dan lebih baik di kabupaten Soppeng,” kata Tenrisessu, Minggu (31/12) malam di Watansoppeng.

Sekda menambahkan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Soppeng, jumlah angka kemiskinan tahun 2016 di Kabupaten Soppeng sebanyak 8,45% dari total jumlah penduduk daerah berjuluk Bumi Latemmamala itu.

Gema Soppeng tahun 2018 ditandatangani oleh Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, Wakil Bupati Soppeng Supriansah, bersama para pimpinan Forkopimda serta seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Soppeng.(TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two + eighteen =