Infonasional.com | Kesehatan - Sebanyak 15 pasien demam berdarah dengue (DBD) menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamansari, Jakarta Barat, Jumat (3/5/2024). Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Tamansari Ngabila Salama menuturkan, dari 15 pasien tersebut, 12 diantaranya merupakan anak-anak.

"Data pagi ini, 3 Mei 2024 jam 07.00 WIB masih ada 15 kasus DBD dirawat di RSUD Tamansari, tiga dewasa dan 12 anak," ujar Ngabila dalam keterangan tertulis, Jumat (3/5/2024).

Ngabila memastikan, kondisi pasien DBD yang dirawat di RSUD Tamansari sampai saat ini masih stabil. Tidak ada perubahan keparahan kondisi pasien maupun kematian akibat DBD. "Akan tetapi tidak ada kasus kematian. Semua masih aman terkendali, karena belum ada perubahan keparahan pada kasus DBD yang ditemukan," ucap dia.

Mayoritas pasien yang terjangkit DBD masih anak-anak.

"Sebanyak 60 persen kasus yang masih dirawat adalah anak mayoritas usia SD dan SMP," kata Ngabila.

Untuk diketahui, gejala penyakit DBD pada orang dewasa bisa dilihat dari kondisi demam tinggi di atas 39 derajat, demam naik turun, nyeri belakang mata, pegal sendi dan otot, mual, dan muntah.

Tanda-tanda tersebut berbeda dengan gejala yang umumnya dialami oleh anak-anak, yakni muncul demam, batuk, pilek dan diare.

"Gejala pada anak bisa tidak khas seperti muncul gejala infeksi saluran cerna dan napas, batuk, pilek, diare, sulit buang air besar. Beberapa juga bisa infeksi campuran dengan typhoid atau tipes," ucap Ngabila.

Oleh karena itu, Ngabila mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat jika demam tidak turun selama 1x24 jam.