Infonasional.com| Jakarta - Usai laporkan Ke KPK Rahmat Pratama selalu Koordinator FKMPD laporkan Kadis BPKAD Rokan Hilir ke Kejaksaan Agung RI Terkait Tindak pidana Korupsi dan penyalahgunaan wewenang oleh Darwan selaku kepala Dinas BPKAD Rokan Hilir Riau. Rabu (20/03/2024)

selaku koordinator Forum Komunikasi Mahasiswa Peduli Daerah (FKMPD) Rokan Hilir Jakarta, telah resmi melaporkan Darwan kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia terkait dugaan kasus korupsi dan penyalahgunaan wewenang, dugaan tersebut berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Wilayah Riau yang menunjukkan adanya dugaan penyalahgunaan dana keuangan daerah sebesar 14 miliar rupiah.

Rahmat Pratama menyatakan bahwa laporan tersebut merupakan langkah nyata (FKMPD) Rokan Hilir Jakarta dalam memberantas korupsi dan memastikan pertanggungjawaban atas pengelolaan keuangan negara.

"kami telah melaporkan secara resmi Darwan ke Kejaksaan Agung RI. Dan beberapa hari yang lalu kami juga telah menyampaikan laporan kami ke KPK RI. Langkah ini kami ambil untuk memastikan bahwa pelaku korupsi tidak luput dari tanggung jawab hukumnya."ujar Rahmat Pratama

Pihaknya juga menyebutkan temuan BPK RI Wilayah Riau Tahun 2021-2022 menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa Darwan, selaku Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rokan Hilir, terlibat dalam manipulasi dan penyalahgunaan dana publik untuk kepentingan pribadi dalam kelompok tertentu.

Dalam hal ini (FKMPD) Rokan Hilir Jakarta mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini dan memastikan bahwa tindakan korupsi tidak lagi merajalela di lingkungan pemerintahan Daerah khususnya di Kabupaten Rokan Hilir Riau tersebut. 

Selain itu, (FKMPD) Rokan Hilir Jakarta juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta aktif dalam mengawasi dan melaporkan segala bentuk penyelewengan dalam pengelolaan keuangan daerah, demi terwujudnya pemerintahan yang bersih korupsi dan transparan.

"Apa bila laporan ini tidak di tindak lanjut, maka dalam waktu dekat kami akan mengadakan aksi demontrasi besar- besaran. "Tutupnya.