Digital Transformation Jadi Wajah Baru Industri dan Manufaktur

0
167

JABABEKA, presidentpost.id – PT. Wahana Cipta Sinatria (WCI) dan Microsoft Indonesia bekerja sama dengan PT. Jababeka Tbk mengadakan acara seminar bertemakan “Digital Transformation in Manufacturing Industry” di Hotel Holiday Inn, Cikarang, Jababeka (16/5).

Acara tersebut dihadiri oleh Partner Technology Strategeist Microsoft Indonesia Gralniguh Muljawan, Senior Presales PT. WCI Ariyandi Chaniago, IT Department Head PT Yutaka Manufacturing Indonesia Samuel Kurniawan, CEO Electronic Science Indonesia Erick Hadi, dan CEO The President Post Indonesia Rachmat W. Suryo sebagai moderator dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Gralniguh menuturkan bahwa Microsoft Indonesia baru saja meluncurkan sistem operasi baru yang disebut “Windows 10 Creators Update”. Yaitu sistem operasi yang berbekal kemampuanĀ  berbagai fitur pendukung, salah satunya adalah fitur terkait 3D.

Pria yang akrab disapa Gogo ini mengatakan, “Kita percaya bahwa setiap orang itu creator, maka dari itu kita memberikan banyak function untuk create something di dalam windows update yang terbaru.”

Salah satu hal yang diunggulkan pada windows 10 creators update adalah fitur 3D. Juga kemampuan untuk memindai secara cepat, memodifikasi, dan mencetak objek dengan printer 3D. Tujuan dari diadakannya fitur ini yaitu untuk menjadikan proses kreasi 3D menjadi semudah proses memotret atau merekam video 2D.

Sementara itu Ariyandi dalam kesempatannya menjelaskan bagaimana Digital Transformation dapat berpengaruh dalam manufaktur dan industri.

Ariyandi mengatakan, “Kita sekarang sudah masuk ke Industry 4.0. Dimana mesin-mesin dalam pabrik sudah dapat berkomunikasi dengan yang namanya Cloud.”

“Dengan capability mesin berinteraksi dengan internet,akhirnya kita masuk kedalam Cyber Physical System. Dan itulah Industry 4.0,” tambahnya.

Sebagai pembicara yang terakhir, Erick Hadi memberikan pengertian tentangĀ Digital Transformation.

Erick menuturkan, “Sebenarnya pengertian dari Digital Transformation adalah bagaimana teknologi digital dapat menaikkan nilai perusahaan.”

“Jadi gak usah mikir yang njlimet-njlimet, yang canggih-canggih,” tutupnya. (Fakhri/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here